Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara kembali menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur telekomunikasi sebagai upaya mengatasi persoalan blank spot di wilayah pedesaan. Empat desa dijadwalkan akan mulai masuk tahap pembangunan tower jaringan pada April 2026.
Bupati Devi Suhartoni menegaskan bahwa pembangunan tower tersebut menjadi bagian dari prioritas pemerintah daerah dalam memperluas akses komunikasi dan internet bagi masyarakat.
“Insyaallah ada empat desa yang bulan April nanti, jika tidak ada perubahan, akan masuk pembangunan tower jaringan. Salah satunya di SP8 Nibung,” ujar Bupati Devi Suhartoni.
SP8 Nibung disebut sebagai salah satu wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan sinyal. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas warga, baik dalam bidang pendidikan, pelayanan publik, maupun kegiatan ekonomi.
Menurut pemerintah daerah, keberadaan tower jaringan akan membuka akses informasi yang lebih luas dan mempercepat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur telekomunikasi dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan desa.
Sejumlah warga berharap rencana tersebut benar-benar terealisasi tepat waktu. Mengingat persoalan jaringan telah berlangsung cukup lama, kepastian pembangunan menjadi harapan besar masyarakat di desa-desa terdampak.
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara juga menegaskan bahwa pembangunan tower akan dikawal secara serius agar tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan. Koordinasi dengan pihak terkait disebut terus dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan.
Dengan terealisasinya pembangunan empat tower ini, diharapkan kesenjangan digital di Muratara dapat berkurang dan masyarakat desa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan berbasis teknologi.
Langkah ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan berbasis konektivitas digital, sehingga Musi Rawas Utara mampu bersaing dan berkembang di tengah era transformasi teknologi yang semakin pesat.
Red
إرسال تعليق